Memahami Nyeri Leher : Gejala, dan Perjalanan Penyakitnya

Struktur tulang belakang leher yang kompleks terdiri dari tulang, otot, saraf dan sendi, sering membuat sulit untuk menemukan dan menentukan hubungan antara nyeri yang timbul di leher  dengan penyebab pastinya.  Namun demikian kita tetap harus bisa Memahami Nyeri Leher : Gejala, dan Perjalanan Penyakitnya

Anatomi Leher dan kaitannya dengan nyeri leher

Leher, terutama tulang belakang leher, memiliki tugas ysng sangat penting memberikan dukungan dan mobilitas untuk kepalaysng mempunyai berat sekitar 5 kg , berat yang kurang lebih sama dengan bola bowling sedang

Tulang belakang leher dari atas anatominya mulai dari dasar tengkorak dan memeliki  tujuh ruas tulang belakang, mulai dari tulang belakang leher no 1 (C1) sampai no 7 (C7), menghubungkan kepala ke tulang belakang dada (torakal).

Dari sisi pergerakan kepala dan leher, tulang leher dan jaringan pendukungnya memberikan gambaran pergerakan sebagai berikut:

Sendi kepala-leher menyediakan rotasi untuk tengkorak

Sepasang sendi facet menghubungkan dua tulang belakang, memungkinkan gerakan menengadah, menunduk dan memutar

Bantalan tulang belakang (disc,) yang menyediakan bantalan untuk tulang belakang, member fleksibilitas gerakan leher

akar saraf  dari sumsum tulang belakang dan keluar melalui foramen saraf (lubang pada tulang) yang terletak di kiri dan kanan tulang belakang

Cakupan Nyeri di Leher

Untuk Memahami Nyeri Leher : Gejala, dan Perjalanan Penyakitnya, kita bisa melihat berbagai gejala nyeri leher  seperti salah satu dibawah ini :

  • leher kaku yang membuat sulit memutar kepala
  • nyeri menusuk (seperti ditusuk jarum) di satu tempat di bahu, lengan, tangan, atas bahkan akki (jarang)
  • Pegal atau nyeri yang umum di daerah leher, bagu, lengan tangan, jari-jari, bahkan kepala belakang.
  • Rasa nyeri yang menjalar ke bahu, lengan, tangan atau jari; atau ke kepala

Nyeri leher mungkin ringan dan malah diabaikan, atau dapat sangat menyiksa di titik di mana ia mengganggu kegiatan sehari-hari , bahkan mengganggu  tidur. Rasa nyeri mungkin tidak lama, hilang lagi, datang dan pergi, atau menjadi menetap/ konstan. Meskipun tidak umum, dalam sedikit kasus,nyeri leher juga dapat menjadi kleuhan yang menunjukkan adanya  masalah medis yang serius yang mendasari, seperti nfeksi saraf /meningitis, atau adanya kanker (kanker primer atau penyebaran).

Gejala lain yang berhubungan dengan nyeri leher

Dalam beberapa kasus, terdapat beberapa gejala lain yang berhubungan dengan nyeri leher bahkan lebih menunjukkan serisunya masalah di tulang belakang leher, seperti:

  • Kesemutan, mati rasa / baal, atau kelumpuhan (ringan atau berat) yang sampai ke bahu, lengan, atau jari
  • Kelemahan mencengkeram atau mengangkat benda
  • Sulit berjalan, menjaga keseimbangan/  koordinasi
  • Gangguan kencing atau buang air besar (BAB)

Perjalanan Penyakit dan Penyebab Nyeri Leher

Nyeri leher umumnya muncul pada  orang dewasa, terutama diatas dekade ke-4.  Dalam satu tahun, diperkirakan sekitar 10-20 % dari orang dewasa di dunia memiliki nyeri leher yang berlangsung setidaknya satu hari penuh dan mengurangi hari kerja efektif.

Nyeri leher dapat terjadi tiba-tiba, misalnya akibat tarikan, hentakan atau cedera yang serius.  Dapat juga berkembang perlahan-lahan dari waktu ke waktu, misalnya karena postur yang buruk atau proses degenerasi (penuaaan) yang cepat menyebabkan keausan tulang atau sendi/bantalan.

Sebagian besar nyeri atau pun penyakit  tulang belakang leher berkembang dari waktu ke waktu, sesuai umur (proses degenrarif), namun dapat diprovokasi atau  disebabkan oleh cedera / kecelakaan. Masih ingat kasus si pemeran Superman yang legendaries, Christoper Reeve, yang jatuh saat olahraga berkuda, dan menjadi lumpuh dan harus menggunakan alat bantu nafas (ventilator) sepanjang hidupnya ??

Berbagai masalah di tulang belakang leher dapat menekan/ menjepit akar saraf (radiks) atau saraf tulang belakang dan menyebabkan nyeri leher dan / atau gejalan kelainan saraf lainnya. Bentuk penjepitannya bisa karena bantalan tulang (disc) yang melejit atau tulang tumbuh membentuk taji (spur)  ata u juga karena rongga tulang belakang leher menyempit karena adanya penerbalan jaringan pelindung (ligamentum flavum) yang menekan saraf atau akar saraf.

Rasa nyeri biasanya dapat diatasi dan hilang sendiri setelah beberapa waktu, baik dengan  istirahat berbaring, pemijatan, atau memperbaiki postur tubuh. Jika nyeri lama atau berat, pengobatan medis non operatif mungkin dibutuhkan, seperti minum obat-obatan atau fisioterapi. Jika pengobatan konservatif  ini tidak membantu, maka pilihan terapi intervensi atau pembedahan mungkin akan menjadi pilihan.

Kapan Nyeri Leher dikatakan Masalah Serius?

Nyeri leher bisa menunjukkan (walau tidak semuanya)  sinyal awal bahwa ada resiko / masalah dengan akar saraf (nerve roor/radiks)atau sumsum tulang belakang. Jika nyeri tidak hilang berhari-hari, mungkin ada ada penyakit yang mendasari. Gejala-gejalayang spesifik misalnya : rasa nyeri yang menjalar  lengan / tangan / jari tangan, kesemutan, mati rasa / baal, atau lumpuh / kelemahan ke bahu, lengan, atau tangan atau jari-jari. Bisa juga muncul gejala neurologis lainnya, seperti  gangguan:  keseimbangan berjalan, berjalan, koordinasi, atau gangguan berkemih atau BAB.

Nyeri leher yang parah akibat kecelakaan / trauma, seperti kecelakaan mobil atau jatuh  dari ketinggian (atap, tangga)  membutuhkan perawatan darurat di rumah sakit, sampai dibuktikan tidak ada masalah dengan tulang lehernya. Sebelum membawa pasien yang mengalamai cedera leher,  harus hati dan dikerjakan oleh orang yang  professional  terlatih untuk mengurangi risiko kelumpuhan dan komplikasi lainnya yang tidak perlu akibat kesalahan membawa / mengangkat pasien.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter,  jika nyeri berlanjut atau mengganggu kegiatan rutin, baik aktifitas sehari-hari, atau bahkan tidak bisa tidur sepanjang malam.

Keyword : Memahami Nyeri Leher : Gejala, dan Perjalanan Penyakitnya

Sumber image : www.burlingtonsportstherapy.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*