Berhubungan Intim Pasca Operasi Tulang Belakang, Aman kah?

Saat seorang pasien yang sudah berkeluarga menjalani suatu operasi di tulang balakng/ saraf tulang belakang, terutama operasi di tulang belakang bagian pinggang, berbagai pertanyaan akan muncul baik hanya di benaknya saja atau yang langsung ditanyakan kepada dokter bedah sarafnya. Salahsatu pertanyaan yang sering juga ditanyakan, terutama oleh pria, adalah  apakah bisa dan boleh berhubungan intim lagi dengan istri? Jika boleh kapan waktu yang dibolehkan itu? Intinya Berhubungan Intim Pasca Operasi Tulang Belakang, Aman kah ?

Pertanyaan- pertanyaan  itu tentulah sangat penting dijawab, karena kehidupan seksual  yang normal bagaimana pun merupakan satu kunci kebahagiaan berumahtangga.  Berbagai  survey menunjukkan bahwa  bahwa kebanyakan  orang dewasa produktif yang telah menjalani operasi tulang belakang di pinggang  berhubungan intim lebih jarang daripada sebelum orang tersebut menderita nyeri tulang belakang tersebut. Ada kelhawatiran bahwa jika hubungan intim dijalani dengan intensitas yang normal akan meningkatkan kekambuhan penyakit pasca operasi. Benarkah?

Bahwa nyeri punggung belakang memberikan pengalaman sakit yang sangat mengganggu pada cukup banyak orang, juga telah menurunkan hasrat  dan daya tarik untuk melaukan aktifitas seksual dengan pasangan.  Akhirnya, aktifitas seksial, terutama berhubungan intim, tidak menjadi indah dan romantic lagi, namun menjadi salah satu yang dianggap perlu dihindari. Disisi lain pasangan dari pasien tersebut yang tidak mnederita nyeri tulang belakang, dapat mengalami tekanan psikologis akibat tidak terpenuhinya aktifitas romantic yang diharapakan. Pada akhirnya , hubungan pasangan dapat mengalami gangguan yang sebenarnya tidak perlu.

Jadi kembali ke pertanyaannya tadi, jika boleh, kapan pasien boleh melakukan hubungan intim lagi,  setelah menjalani operasi tulang belakang? Tentu ini tergangtung jenis operasi yang telah dijalani pasien. Dokter akan merekomendasikan berdasarkan kasus per kasus. Secara umum, dokter bedah saraf yang peduli, akan segera memberikan rekomendasikan secepat  pasien sudah dianggap siap untuk bisa beraktifitas seksual kembali.

Berbeda-beda secara kasus, kapan pasien akan dianggap siap untuk boleh melakukan hubungan intim lagi. Namun kita bisa menjawab Berhubungan Intim Pasca Operasi Tulang Belakang, Aman kah? secara umum, dibutuhkan setidaknya 6 minggu pasca operasi untuk dianggap siap melakaukan hubungan intim lagi. Hal tersebut misalnya pada pasien yang baru saja menjalani operasi tulang belakang dengan teknik invasif minimal (MISS).  Pada beberapa pasien periode menunggu itu bisa samapi 3 bulan. Ya umumnya, 3 bulan sudah merupakan masa tunggu pasca operasi yang paling aman pada semua operasi  tulang belakang bawah. Dari sisi penyembuhan luka baik jaringan lunak mau pun tulang, 12 minggu ( kurnag lebih 3 bulan) merupakan angka teoritis yang paling masuk akal untuk penyembuhan lukan yang optimal.

Selain kapan waktu yang tepat, posisi dalam berhubungan intim juga perlu diperhatikan. Pasien perlu mendapatkan posisi yangtepat, yang  tidak meletakkan beban yang cukup berat  pada otot punggung saat berhubungan. Sebaiknya pada awal-awal minggu, aktifitas pasif oleh pasien dan gerakan  lebih aktif pada pasangannya akan menjadi pilihany yang baik. , Gerakan yang tidak menghentak dan cenderung  lembut saat menuju orgasme merupakan cara terbaik untuk mencegah strain (nyeri karena kaku/cedera pada otot). Gerakan-gerakan ekstrim yang berlebihan seperti  membungkuk ke depan atau melengkungkan punggung, dapat meningkatkan rasa sakit.

Menempatkan bantal di bawah kaki atau melipat handuk kecil di bawah punggung yang melengkung juga akan menambahkan kenyamanan. Boleh saja mencoba berbaring di permukaan kasus yang keras, bukan kasur yang empuk, untuk mendukung punggung Anda, namun mungkin saja akibatnya nya aktifitas  seksual menjadi kurang romantis. Harus dipahami bahwa bagaiamana pun apa yang nyaman bagi Anda mungkin tidak seeperti apa yang nyaman untuk orang lain atau orang normal. Jadi jika  permukaan keras juga membuat tidak nyaman, maka jangan menggunakannya.

Jika kita sudah  berhasil untuk mulai berhubungan intim lagi pasca operasi , maka kita sudah memenangkan sebagian dari hambatan  psikologis terkait aktifitas pasca operasi. Trial and error bukan merupakan tabu untuk mendapatkan posisi yang tepat, sampai kita benar-benar nyaman saat dan sesudah berhubungan intim. Diskusikan juga posisi ini dengan pasangan, sehingga didapatkan pengertian dan pemahaman yang sama dan parallel dengna pasangan.

Dengan semua penjelasan diatas, rasanya tidak perlu lagi khawatir bahwa operasi tulang belakang, baik operasi yang sederhana seperti PELD, atau mikro disektomi atau yang kompleks seperti fusi posterior (dengan memasang implant permanen seumur hidup), akan menjadi akhir dari aktifitas seksual kita. Kehidupan seksual yang (sudah seharusnya) normal bukan merupakan mimpi, tapi merupakan keniscayaan yang bisa diperoleh dan dijalani dengan nyaman dan aman pasca operasi tulang belakang. Kita sudah bisa menjawab lebih jelas Berhubungan Intim Pasca Operasi Tulang Belakang, Aman kah…

Berhubungan Intim Pasca Operasi Tulang Belakang, Aman kah?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*